Lambang dan Joko Intarto. Foto;dok Joko Intarto

Oleh: Joko Intarto

Sudah lama Pak Lambang Saribuana mengajak saya membuat kedai kopi. Tapi tak kunjung jadi.

Sore tadi ketemulah konsepnya. Saat Pak Lambang berkunjung ke kantor saya. Yang di gang sempit di belakang Pasar PSPT Tebet Timur itu.

Kopi Sedekah. Itu konsep warungnya. Mengumpulkan dan menyalurkan sedekah dari orang-orang yang ngopi. Di warung itu.

Warungnya dibuat sederhana. Lesehan. Beralas tikar. Lokasinya di halaman rumah Pak Lambang. Di kawasan Manggarai. Di kompleks perumahan pegawai PT Kereta Api Indonesia. Yang bentuknya loji dengan halaman luas itu.

Sesuai namanya, warung kopi sedekah akan menyajikan minuman kopi kualitas terbaik sumbangan dari siapa saja. Siapa saja boleh datang untuk minum kopi. Bayar seikhlasnya. Sebagai sedekah.

Selain menyajikan kopi, di warung itu juga akan dibuat kegiatan belajar segala hal tentang kopi. Belajar barista. Belajar roasting. Sampai belajar bisnis warung kopi. Pengajarnya sedekah ilmu. Pesertanya sedekah uang. Seikhlasnya.

Agar segera konkrit, saya berikan modal awal kepada Pak Lambang. Satu unit apron atau celemek barista, satu Kilogram kopi Arabica Gayo Sipirok kiriman Pesantren Darul Mursyid, Tapanuli Selatan, dan tiga buah bamboo driper dari Ciburial, Kabupaten Bandung Barat.

Tergugah dengan modal itu, Pak Lambang segera mengorder peralatan masak kopi: ketel leher angsa, gelas server, thermometer, timbangan dan grinder. Order melalui para pedagang online.

Untuk sementara, warung sedekah hanya buka sekali sepekan. Setiap Sabtu. Mulai pukul 19:00 – 23:00. Kelak kalau sudah ramai bisa ditambah harinya.

Pada hari pertama, saya yang akan menjadi peraciknya. Sebagai ‘Barista Senior Bank Indonesia’. Dengan ciri khas: Kopi Sipirok yang disaring dengan V60 kukusan bamboo ukuran mini.

Sembari ngopi, pengunjung warung bisa mengikuti webinar dari Sekolah Wira dan Lazismu KL Manggarai. Jadi kopi sedekah tidak hanya sekedar untuk ngopi, melainkan juga untuk belajar bisnis. Seru nggak?(jto)

* Penulis praktisi media dan webinar, owner Sekolah Wira.

85 total views, 3 views today

LEAVE A REPLY