MLIFE.IDBunaken tidak hanya menjadi satu satunya daya tarik di kota Manado. Kota yang kaya dengan sejuta keindahan alam ini menyimpan berjuta sejarah religius agama samawi. Tidak hanya umat Kristiani yang disambut dengan patung raksasa “Yesus Memberkati”, Muslim dengan Masjid Agung Awwal Fathul Mubien yang terletak di bagian utara Kota Manado dan Yahudi dengan Tugu Menorahnya adalah saksi keberagaman yang ada di kota ini. Menariknya, di kota ini kita dapat menjumpai penganut agama Yahudi sebagai komunitas kecil yang dapat berdampingan dengan komunitas mayoritas di kota itu.

keberadaan Yahudi telah ada sejak abad ke – 17, dibawa oleh para pedagang dan kolonial dari Eropa dan Irak menuju kawasan Hindia – Belanda. Berdasarkan wawancara CNN, catatan sejarah  keberadaan pertama Yahudi di Indonesia berada di Aceh dengan ditemukannya simbol bintang Daud dan aksara Ibrani.

Di Kota Manado, komunitas Yahudi tetap bertahan dan dapat menjalankan aktivitas di tengah multi-religius Kota Tinutuan. Meskipun Yahudi adalah agama minoritas dan bukan termasuk agama resmi negara,  Komunitas Yahudi mampu bertahan dan berkembang hingga mencapai 200 keturunan. Para penganut Judaisme ini pula membentuk Jewish Community North Sulawesi untuk menghimpun keturunan Yahudi yang tersebar di Provinsi Sulawesi. Mereka bebas menjalankan aktivitas ibadah tanpa diskriminasi dan intolerasi sebagai penganut agama minoritas. Para penganut simbol bintang David ini pula dapat mendirikan Synagogue sebagai tempat ibadah yang terletak di beberapa kota seperti di kecamatan Wenang dan daerah Tondano.

Tugu Menorah, lambang suci peribadatan Yahudi dengan berhiaskan bintang Daud, berdiri tegak setinggi 19 meter atau 62 kaki  berada  di puncak pinggir Kota Manado. Dibangun sejak tahun 2010 atas pengajuan Denny Wowiling, anggota DPRD setempat. Tujuan dari simbol suci Yahudi ini tidak hanya bertujuan ibadah saja tetapi menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara untuk hadir di Kota Manado.

Image result for Tugu menorah di Manado

Tugu Menorah, lambang suci peribadatan Yahudi. Foto: ist.

 

Penulis: Meilia Irawan

 

Sumber: Berbagai Sumber

 

 

1,160 total views, 1 views today

LEAVE A REPLY